Kamis, 27 November 2014

BAB VII (MANAJEMEN PRODUKSI)

Diposting oleh Unknown di Kamis, November 27, 2014

PERKEMBANGAN MANAJEMEN PRODUKSI


Manajemen produksi berkembang setelah manusia menghasilkan barang dan jasa. Pesatnya perkembangan manajemen produksi terjadi berkat dorongan dari beberapa faktor yang menunjang, yaitu :

  1. Adanya pembagian kerja ( division of labour) dan spesialisasi
  2. Revolusi Industri
  3. Perkembangan alat dan teknologi yang mencakup penggunaan komputer
  4. Perkembangan ilmu dan metode kerja yang mencakup metode ilmiah, hubungan antar manusia, dan model keputusan.

PENGERTIAN MANAJEMEN PRODUKSI


Ada tiga unsur penting :
  1. Adanya orang yang lebih dari satu
  2. Adanya tujuan yang ingin dicapai
  3. Orang yang bertanggung jawab terhadap pencapaian tujuan tersebut

MANAJEMEN PRODUKSI => Merupakan kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan sumber-sumber daya berupa sumber daya manusia, sumber daya alat, dan sumber daya dana serta bahan secara efektif dan efisien, untuk menciptakan dan menambah kegunaan (Utility)  suatu barang atau jasa.

PENGERTIAN PRODUKSI

Istilah produksi dipergunakan dalam organisasi yang menghasilkan keluaran atau output berupa barang maupun jasa. Secara umum produksi diartikan sebagai suatu kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan (input) menjadi keluaran (output).

PROSES PRODUKSI

Proses produksi dapat ditinjau dari 2 segi, yaitu :
  1. Kelangsungan Hidup

    • Produksi yang terus-menerus ( Continuous Production )
    • Produksi yang Terputus-putus ( Intermitten Production)
     
  2. Teknik

    • Proses Ekstraktif        : Suatu proses pengambilan langsung dari alam
    • Proses Analitis           : Proses memisahkan bahan-bahan
    • Proses pengubahan    : Proses perubahan bentuk
    • Proses Sintesis           : Proses mencampur dengan unsur-unsur lain
     

    PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MANAJEMEN PRODUKSI

     Ditinjau dari kondisi keputusan yang harus diambil, terdapat empat macam pengambilan keputusan, yaitu :

    1. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti (Certainty).
    2.  Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung resiko.
    3. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti ( uncertainty).
    4. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan dengan keadaan lain.

    RUANG LINGKUP MANAJEMEN PRODUKSI

    Manajemen produksi merupakan kegiatan yang cakupannya cukup luas,dimulai dari analisis dan penetapan keputusan sebelum dimulainya  kegiatan produksi. Keputusan-keputusannya bisa berjangka panjang seperti keputusan-keputusan pada waktu penyiapan. Atau bisa juga berupa keputusan pelaksanaan kegiatan produksi serta pengoperasian yang pada umumnya berjangka pendek.

    FUNGSI SERTA SISTEM PRODUKSI DAN OPERASI

    4 Fungsi terpenting dalam produksi dan operasi :
    1. Proses pengolahan, merupaka metode atau teknik yang digunakan untuk pengolahan masukan
    2. Jasa-jasa penunjang, Merupakan sarana berupa pengorganisasian yang perlu untuk penetapan teknik dan metode yang akan dijalankan, sehingga proses pengolahan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien
    3. Perencanaan, merupakan penetapan keterkaitan dan pengorganisasian dari kegiatan produksi dan operasi yang akan dilakukan dalam suatu dasar waktu atau periode tertentu
    4. Pengendalian atau pengawasan, merupakan fungsi untuk menjamin terlaksananya kegiatan yang sesuai rencana. 

    Sumber :
    M. Fuad, Christine H, Nurlela, Sugiarto, Paulus YEF, Pengantar Bisnis, Gramedia, Jakarta, 2000

Selasa, 25 November 2014

BAB XI (AKUNTANSI DAN LAPORAN)

Diposting oleh Unknown di Selasa, November 25, 2014

AKUNTANSI DAN LAPORAN

 
Akuntansi adalah suatu sistem informasi yang mengidentifikasikan, mencatat dan mengomunikasikan peristiwa-peristiwa ekonomi dari suatu organisasi.
Fungsi Akuntansi
Akuntansi berfungsi sebagai sumber informasi yang digunakan untuk pengambilan suatu keputusan

Pihak-Pihak Yang Berkepentingan 

 
Pihak Internal :
            Pengguna internal akuntansi adalah para manajer yang merencanakan, mengorganisasikan, dan mengelola suatu bisnis. Mereka adalah :
-          - Manajer Pemasaran
-          - Supervisor Produksi
-          - Direktur Keuangan
-          - Pejabat Perusahaan
 
Pihak Eksternal :
-          - Investor ( Pemilik )
-          - Kreditor
-          - Badan Perpajakan
-          - Badan – Badan Pembuat Peraturan
-          - Pelanggan
-          - Serikat Pekerja
-          - Perencana Ekonomi
Prinsip Akuntansi
a.) Prinsip akuntansi yang berlaku umum adalah kumpulan standar umum yang digunakan oleh para akuntan.
b.) Prinsip harga perolehan menyatakan asset hendaknya dicatat sesuai dengan harga perolehannya, harga perolehan adalah nilai yang dipertukarkan pada saat sesuatu diperoleh.
Laporan Keuangan
Merupakan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut.
 
Isi Laporan Keuangan
Laporan Keuangan berisi :
1. Laporan laba rugi : menyajikan pendapatan dan beban serta laba atau rugi selama suatu periode.
2. Laporan ekuitas pemilik : merangkum perubahan ekuitas pemilik dalam suatu periode.
3. Neraca : melaporkan asset, kewajiban, dan ekuitas pemilik
4. Laporan arus kas : merangkum seluruh informasi mengenai arus kas masuk dan arus kas keluar.
Bentuk Neraca
Bentuk Neraca ada 2 yaitu bentuk Staffel dan Scontro, yaitu :

1. Neraca Bentuk Staffel
Neraca Bentuk staffel adalah bentuk neraca yang disusun dengan menyusun kebawah dan melektakkan saldo pada bagian samping dengan kolom debet kredit.

2. Neraca Bentuk Scontro
Neraca Bentuk Scontro adalah neraca yang memisahkan antara Aktiva dan Vasiva pada posisi kanan dan kiri atau saling sebelah menyebelah.

Laporan Laba Rugi
Laporan laba rugi adalah laporan yang menyajikan pendapatan dan beban dan sebagai informasi untuk mengetahui laba / rugi suatu perusahaan dalam periode tertentu.

Bentuk Laporan Laba Rugi
a). Multiple Step (bertahap) adalah bentuk laporan laba rugi di mana dilakukan beberapa pengelompokan terhadap pendapatan-pendapatan dan biaya-biaya.

b.) Single Step, dalam bentuk ini tidak dilakukan pengelompokan pendapatan dan biaya ke dalam kelompok-kelompok usaha dan di luar usaha.

Tujuan Laporan Keuangan

Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi berkaitan dengan posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan, dan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan.



Sumber :
Pengantar Akuntansi/Jerry J.Weygandt, Donald E. Kieso, Paul D. Kimmel – Edisi Tujuh – Jakarta : Salemba Empat, 2014

Senin, 24 November 2014

BAB IX ( MANAJEMEN KEUANGAN PERUSAHAAN)

Diposting oleh Unknown di Senin, November 24, 2014

PERAN DAN TANGGUNG JAWAB MANAJER KEUANGAN


Peran dan tanggung jawab manager keuangan meliputi perolehan dana, pengumpulan dana, pembayaran utang perusahaan, pengendalian keseimbangan kas perusahaan, serta perencanaan kebutuhan keuangan. Tanggung jawab utamanya adalah meningkatkan nilai perusahaan dengan meningkatkan kesejahteraan para pemegang saham perusahaan.

1. Penganggaran Modal

            Penganggaran modal adalah seluruh proses perencanaan dan pengambilan keputusan yang berkenaan dengan pengeluaran dana yang jangka waktu pengembaliannya melebihi satu tahun.
Penganggaran memiliki arti penting bagi perusahaan, karena :
 
a. Dana yang dikeluarkan akan terikat untuk jangka waktu panjang.
 
b. Investasi dalam aktiva tetap menyangkut harapan terhadap hasil penjualan dimasa yang akan datang.
 
c. Pengeluaran dana untuk keperluan tersebut pada umumnya melibatkan jumlah yang besar.

2. Penggolongan Investasi Aktiva Tetap dan Pemilihan Alternatif

v           Cara penggolongan usulan investasi dalam aktiva tetap :
a. ) Investasi Penggantian
Suatu aktiva yang sudah lama harus diganti dengan aktiva baru bila produksi masih berlanjut
 
b. ) Investasi Penambahan Kapasitas
            Investasi penambahan kapasitas bersifat investasi penggantian
 
c.) Investasi Penambahan Jenis Produk Baru
            Mempunyai tingkat ketidakpastian yang besar karena menyangkut produk baru 
 
d.) Investasi Lain – lain
           

3. Metode Penilaian Investasi

            Metode penilaian investasi sangat diperlukan untuk melakukan evaluasi atas kelayakan inevstasi, ada dua metode penilaian investasi yaitu :
 
            a. ) Metode yang mendasarkan perhitungan atas keuntungan akuntansi
            b. ) Metode yang mendasarkan perhitungan atas dasar cash flow ( arus kas )

4. Arus Kas Masuk

            Merupakan aliran uang tunai masuk sebagai hasil dari investasi baru ataupun dari pendapatan usaha

5. Metode Average Rate Of Return

Metode ini menggunakan persentase keuntungan netto setelah pajak atas investasi awal /rata-rata investasi awal.
a. ) Kelebihan metode Average Rate Of Return :
            - Sederhana dan mudah dimengerti
            - Tidak memerlukan perhitungan tambahan
 
b. ) Kelemahan metode Average Rate Of Return :
            - Tidak memperhitungkan “ time value of money “
            - Menitikberatkan pada laba akuntasi bukan arus kas
            - merupakan pendekatan jangka pendek
            - Kurang memperhitungkan jangka waktu investasi

6. Metode Masa Pengembalian Investasi ( Payback Period Method )

            Metode ini mendasarkan perhitungan pada arus kas investasi. Dalam metode ini dihitung berapa lama arus kas masuk dapat menutupi kas keuar yang dipakai sebagai investasi awal.
-          - Kebaikan metode payback period adalah mudah dimengerti dan diterapkan
-       - Kelemahan metode payback period adalah mengabaikan penerimaan investasi dan nilai waktu dari uang

7. Metode Net Present Value

            Net present value adalah pengurangan dari Present Value Cash Inflow ( Proceeds ) dikurangi Present Value Cash Outflow ( Outlays )
 
                                                NPV = PV Procceds – PV Outlays

8. Metode Profitability Index

            Menurut metode ini, sebuah investasi akan diterima apabila angka Profitability Index (PI) lebih besar atau sama dengan satu.
 
                                                   P = PV Proceeds / PV Outlays

9. Metode Internal Rate Of Return (IRR)

            Internal Rate Of Return adalah tingkat bunga yang akan menjadikan nilai sekarang dari proceeds yang diharapkan akan diterima ( PV of Proceeds ) sama dengan nilai sekarang dari pengeluaran modal ( PV Outlays ).

PERENCANAAN KEUANGAN

Rencana keuangan adalah rencana usaha untuk mencapai posisi keuangan yang dicari dimasa yang akan datang.

1. Mengapa Perusahaan Membutuhkan Dana

            Perusahaan membutuhkan dana untuk tetao beroperasi.
Ada dua jenis pengeluaran yaitu :
-          - Pengeluaran Jangka Pendek
Adalah pengeluaran  yang muncul dalam aktivitas bisnis sehari-hari.
-          - Pengeluaran Jangka Panjang
Adalah pengeluaran yang digunakan untuk membiayai pengeluaran aktiva tetap.

2. Pembiayaan Perusahaan

- Sumber Dana Jangka Pendek Meliputi :
            a. ) Utang Dagang
            b. ) Pinjaman bank jangka pendek dengan jaminan
            c.) Pinjaman jangka pendek tanpa jaminan
            d. ) Latter of Credit
            e. ) Comercial Paper
            f. ) Factoring
 
- Sumber Dana Jangka Panjang
           a.) Pembiayaan melalui utang
Sumber dana dari pembiayaan melalui utang adalah utang jangka panjang dan penjualan obligasi perusahaan  
 
            b.) Pembiayaan dengan modal sendiri
Pembiayaan dengan modal sendiri terkait dengan modal pemilik, penggunaan laba ditahan, dan saham biasa dalam rangka memperoleh dana bagi penemuh kebutuhan pengeluaran jangka panjang
 
            c.) Pembiayaan dengan obligasi yang dapat dikonversi (Convertible Bond )
Convertible Bond adalah penerbitan obligasi perusahaan yang mengandung pilihan bagi pemegangnya, sehingga setelah jangka waktu tertentu dan dipenuhi syarat tertentu dapat dikonversikan menjadi saham biasa
Sumber :
M. Fuad, Christine H, Nurlela, Sugiarto, Paulus YEF, Pengantar Bisnis, Gramedia, Jakarta, 2000

Sabtu, 22 November 2014

BAB VI (PEMASARAN)

Diposting oleh Unknown di Sabtu, November 22, 2014
 

PENGETIAN PASAR DAN PEMASARAN

a.) Pasar adalah tempat pertemuan antara penjual dan pembeli atau area yang mengandung kekuatan permintaan dan penawaran yang saling bertemu dan membentuk harga.
b.) Pemasaran memiliki arti :
                - Menurut Kotler, pemasaran adalah kegitan manusia untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.
                - Menurut Stanton, pemasaran meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan kegiatan untuk merencanakan dan menentukan harga, hingga promosi dan distribusi barang atau jasa.
                - Menurut American Marketing Asociation, pemasaran merupakan pelaksanaan kegiatan usaha niaga yang diarahkan pada arus aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.
                Dapat disimpulkan bahwa pemasaran adalah proses perpindahan barang dan/atau jasa dari produsen ke konsumen.

JENIS – JENIS PASAR

 a.) Klasifikasi Pasar
                - Pasar Tradisional
                - Pasar Modern
b.) Pasar Menurut Luas Jangkauan
                - Pasar Daerah
                - Pasar Lokal
                - Pasar Nasional
                - Pasar Internasional
c. ) Pasar Menurut Wujud
                - Pasar Konkret
                - Pasar Abstrak 
d.) Pasar Menurut Barang yang Diperjualbelikan
                - Pasar Barang Konsumsi
                - Pasar Barang Produksi
e.) Pasar Menurut Waktu Penyelenggaraan
                - Pasar Harian
                - Pasar Mingguan
                - Pasar Bulanan
                - Pasar Tahunan
                - Pasar Temporer
f.) Pasar Menurut Organisasinya
                - Pasar Persaingan Sempurna
                - Pasar Persaingan Tidak Sempurna
                - Pasar Monopoli dan Monopsoni
                - Pasar Persaingan Monopolistis
                - Pasar Oligopoli dan Oligopsoni
 

KONSEP – KONSEP INTI PEMASARAN

-          - Kebutuhan : suatu keadaan perasaan yang membutuhkan pemenuhan terhadap sesuatu
-          - Keinginan : kebutuhan yang dibentuk oleh budaya dan pribadi seseorang
-          - Permintaan : kebutuhan/keinginan manusia yang didukung oleh daya beli
-          - Produk : sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk dikonsumsi dalam memenuhi kebutuhan/keinginan
-          - Pertukaran : kegiatan untuk memperoleh barang dan jasa yang diinginkan dengan memberikan seuatu sebagai gantinya
-          - Transaksi : adanya nilai – nilai yang dipertukarkan diantara dua pihak

MANAJEMEN PEMASARAN

                Manajemen pemasaran adalah suatu analisis, perencanaan, implementasi dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun dan mempertahankan pertukaran yang bermanfaat dengan pembeli untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi.
1. Keadaan Pemintaan, ada delapan keadaan permintaan :
                a.) Permintaan negative ( negative demand )
                b.) Tidak ada permintaan ( no demand )
                c.) Permintaan terpendam ( latent demand )
                d.) Permintaan yang menurun ( falling demand )
                e.) Permintaan yang tidak teratur ( irregular demand )
                f.) Permintaan penuh ( full demand )
                g.) Permintaan yang berlebihan ( overfull demand )
                h.) Permintaan yang tidak sehat ( unwholesome demand )
2. Falsafah Manajemen Pemasaran
                Lima konsep dalam manajemen pemasaran, yaitu :
a.) Konsep produksi : konsumen akan menyukai produk yang terjangkau oleh kemampuan mereka
b.) Konsep produk : konsumen akan menyenangi produk yang menawarkan mutu, penampilan, maupun keistimewaan disbanding produk sejenis
c.) Konsep penjualan : konsumen tidak akan membeli produk jka tidak melakukan promosi dan penjualan
d.) Konsep pemasaran : kejelian dalam menentukan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran
e.) Konsep pemasaran masyarakat : organisasi berhubungan dengan penentuan kebutuhan, keinginan, serta minat pasar sasaran

BAURAN PEMASARAN

Bauran pemasaran adalah kegiatan pemasaran yang terpadu dan saling menunjang satu sama lain. Empat kebijaksanaan pemasaran yang sering disebut konsep Empat P atau bauran pemasaran tersebut adalah produk, harga, saluran distribusi, dan promosi.
-          - Produk adalah barang atau jasa yang bisa ditawarkan dipasar untuk mendapatkan perhatian, permintaan, pemakaian atau konsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan.
-          - Harga adalah sejumlah kompensasi yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi barang atau jasa.
-          - Saluran Distribusi adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan produk sampai ke konsumen.
-          - Promosi adalah kegiatan – kegiatan yang secara aktif dilakukan perusahaan untuk mendorong konsumen membeli produk yang ditawarkan.

TUJUAN SISTEM PEMASARAN

1. Memaksimalkan konsumsi
2. Memaksimalkan kepuasan konsumen
3. Memaksimalkan pilihan
4. Memaksimalkan kualitas hidup

PENDEKATAN DALAM MEMPELAJARI PEMASARAN

a. Pendekatan serba barang
                Merupakan pendekatan yang melibatkan studi tentang bagaimana produk berpindah dari produsen ke konsumen.
b. Pendekatan institusi
                Mempelajari pemasaran dari segi organisasi/lembaga yang terlibat dalam kegiatan pemasaran.
Lembaga-lembaganya adalah :
-          - Penyedia bahan ( supplier )
-          - Produsen
-          - Perantara agen
-          - Perusahaan saingan
-          - Konsumen akhir
c. Pendekatan fungsional
                Fungsi pokok pemasaran adalah penjualan, pembelian, pengangkutan, penyimpanan, pembelanjaan, penanggungan resiko, standarisasi dan grading serta pengumpulan informasi pasar.
d. Pendekatan manajerial
                Mempelajari pemasaran berdasarkan pendapatan manajer serta keputusan yang diambilnya.
e. Pendekatan sosial
                Memberikan perhatian pada kontribusi social dan biaya yang timbul akibat aktivitas pemasaran.
Sumber :
M. Fuad, Christine H, Nurlela, Sugiarto, Paulus YEF, Pengantar Bisnis, Gramedia, Jakarta, 2000

Jumat, 21 November 2014

BAB V ( MANAJEMEN DAN ORGANISASI)

Diposting oleh Unknown di Jumat, November 21, 2014

PENGERTIAN MANAJEMEN

Manajemen merupakan suatu proses yang melibatkan kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian yang dilakukan untuk mencapai sasaran perusahaan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.

Metode ilmiah yang digunakan umumnya meliputi kegiatan sebagai berikut:
  1. Mengetahui adanya persoalan
  2. Mendefinisikan persoalan
  3. Mengumpulkan fakta, data dan informasi
  4. Menyusun Alternatif penyelesaian
  5. Mengambil keputusan dengan memilih salah satu alternatif penyelesaian
  6. Melaksanakan keputusan serta melakukan tindak lanjut.

FUNGSI MANAJEMEN

        => PERENCANAAN

Perencanaan diperlukan untuk membawa perusahaan ke sasaran dan tujuan yang ingin dicapainya di masa yang akan datang.

 *Bentuk-bentuk perencanaan, yaitu:
  1. Tujuan (Objective)
  2. Kebijakan (policy)
  3. Strategi 
  4. Prosedur
  5. Aturan
  6. Program
Dalam pelaksanaannya, perencanaan dapat dibedakan menjadi:
 
       *) PERENCANAAN STRATEGI
Suatu proses untuk menganalisi dan mengambil keputusan yang berkenaan dengan
  • Misi
  • Sasaran
  • Strategi
  • Alokasi Sumber Daya
        *) PERENCANAAN TAKTIS
Langkah-langkah untuk mencapai tujuan perencanaan strategi jangka pendek, yang mencakup
  • Apa yang harus dilakukan
  • Siapa yang melakukan
  • Bagaimana melakukannya

    => ORGANISASIAN

Organisasi merupakan alat manajemen untuk mencapai tujuannya. Dalam organisasi terdapat 3 faktor atau unsur penting, yaitu :
  1. Adanya sekelompok orang
  2. Adanya hubungan dan pembagian kerja di antara mereka
  3. Adanya tujuan yang ingin dicapai

BENTUK-BENTUK ORGANISASI

 *) Organisasi garis 

Pada organisasi jenis ini, garis bersama dari kekuasaan dan tanggung jawab bercabang pada setiap tingkat pimpinan, dari yang teratas sampai yang terbawah.

*) Organisasi Garis dan Staf

Organisasi ini banyak digunakan oleh perusahaan besar yang daerah usaha nya luas serta memiliki bidang tugas yang kompleks.

*) Organisasi Fungsional

Organisasi ini didasarkan atas fungsi-fungsi yang ada dalam organisasi tersebut, seperti fungsi produksi, keuangan, personalia, administrasi, dll. Pimpinan berwenang pada satuan-satuan organisasi di bawahnya untuk bidang pekerjaan tertentu.


PRINSIP-PRINSIP ORGANISASI 

Agar organisasi berjalan baik, diperlukan pedoman atau prinsip dalam melaksanakan kegiatannya. Prinsip-prinsip organisasi adalah:

  1. Perumusan tujuan dengan jelas
  2. Pembagian tugas
  3. Delegasi kekuasaan
  4. rentang kekuasaan
  5. Tingkat-tingkat pengawasan
  6. Kesatuan perintah dan tanggung jawab
  7. Koordinasi

 

Sumber :
M. Fuad, Christine H, Nurlela, Sugiarto, Paulus YEF, Pengantar Bisnis, Gramedia, Jakarta, 2000

Kamis, 20 November 2014

BAB IV (KEWIRASWASTAAN DAN PERUSAHAAN KECIL)

Diposting oleh Unknown di Kamis, November 20, 2014

KEWIRASWASTAAN DAN PERUSAHAAN KECIL
Wiraswastawan adalah seseorang yang mempunyai kemampuan dalam memanfaatkan kesempatan usaha untuk menghasilkan sesuatu yang dapat dijual atau ditukarkan dalam rangka memperoleh pendapatan.

Unsur-unsur Pnting Wiraswasta

a.) Unsur Pengetahuan
            Dalam dunia usaha, diperlukan kemampuan yang komprehensif, wiraswastawan dituntut untuk mempunyai pengetahuan dan kemampuan penalaran yang tinggi.
b.) Unsur Ketrampilan
            Wiraswatawan yang mempunyai ketrampilan tinggi akan mempunyai peluang keberhasilan yang lebih tinggi, ketrampilan akan memudahkan dan memperlancar penyelesaian berbagai tugas yang harus dijalani.
c.) Unsur Sikap Mental
            Untuk berwiraswasta, diperlukan adanya sikap mental yang fleksibel, sesuai dengan perkembangan keadaan, dinamis, kreatif, dan penuh inisiatif.
d.) Unsur Kewaspadaan
            Merupakan paduan unsur pengetahuan dan sikap mental dalam menghadapi keadaan yang akan datang, unsure kewaspadaan terkait erat dengan rencana tindakan wiraswastawan dalam mengantisipasi keadaan yang akan terjadi.

Cara Memasuki Perusahaan

Ada tiga cara untuk memasuki perusahaan dan menjadikannya sebagai hak milik :
1. Membeli Perusahaan Yang Telah Dibangun
            Membeli perusahaan yang telah dibangun dapat memberikan sejumlah keuntungan dalam kaitannya dengan lokasi perusahaan, evaluasi kinerja perusahaan, efisiensi usaha/waktu, maupun dalam biaya pendirian. Dengan mengambil alih perusahaan yang telah dibangun, berarti telah tersedia modal, teknologi, tenaga kerja dan bahkan pelanggan.
2. Memulai Perusahaan Baru
            Pembuatan perusahaan baru memungkinkan pemilik untuk memilih lokasi, seleksi dalam rekrutmen tenaga kerja, pemilihan merk dagang, teknologi, jenis peralatan dan sebagainya.
3. Pembelian Hak Lisensi ( Franchising/Waralaba )
            Dengan franchising, perusahaan diselenggarakan seolah-olah menjadi bagian dari suatu rangkaian yang besar, lengkap dengan nama, produk merk dagang dan prosedur penyelenggaraan standar.

Kiat – Kiat Memilih Usaha Franchising

  •         Produk yang dijual harus disukai semua orang
  •         Merk dagang produk harus sudah dikenal
  •         Harus standar dalam segala aspek

Jenis – Jenis Usaha Yang Potensial Diwaralabakan

1. Produk dan Jasa Otomotif
            Contoh : Jasa parkir, Perbaikan kendaraan ( bengkel ), Penyewaan kendaraan
2. Bantuan dan Jasa Bisnis
            Contoh : Jasa akuntansi, Periklanan, Penasihat keuangan dan pajak
3. Produk dan Jasa Konstruksi
            Contoh : Jasa kontraktor, Perawatan dan perbaikan rumah, Jasa AC
4. Jasa Pendidikan
            Contoh : Bimbingan belajar, Pelatihan keterampilan, Manajemen
5. Rekreasi dan Hiburan
            Contoh : Hotel, Kolam renang
6. Fastfood dan Take Away ( makanan siap saji )
            Contoh : Ayam Goreng, Soto, Aneka jajanan ( tradisional )
7. Stan Makanan / Food Stalls
            Contoh : Toko hasil ternak, Toko makanan kesehatan, Toko aneka makanan kecil
8. Perawatan Kesehatan, Medis dan Kecantikan
            Contoh : Salon kecantikan, Pusat kebugaran, Jasa akupuntur
9. Jasa membersihkan karpet, Pemasangan gorden, Kebersihan rumah
10. Eceran/Retailing
            Contoh : Barang-barang rumah tangga, Perangkat keras computer, Dry cleaning

Ciri – Ciri Perusahaan Kecil

  • Manajemen berdiri sendiri
  • Investasi modal terbatas
  • Daerah operasinya lokal
  • Ukuran secara keseluruhan relative kecil

Kekuatan dan Kelemahan Perusahaan Kecil

            Kekuatan perusahaan kecil adalah kebebasan untuk bertindak dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan setempat, sedangkan kelemahannya adalah spesialisasi, modal, dan jaminan pekerjaan terhadap karyawannya.

Keuntungan Perusahaan Kecil

  •         Penyesuaian dengan kebutuhan setempat dapat berjalan dengan baik
  •         Keeratan hubungan dengan pelanggan
  •         Fleksibilitas penyesuaian  usaha dengan perubahan selera pelanggan

Kelemahan Perusahaan Kecil

  •      Mudah terpengaruh perubahan situasi
  •          Kondisi ekonomi
  •         Persaingan
  •         Lokasi yang buruk

Mengembangkan Perusahaan Kecil

            Untuk mengembangkan perusahaan diperlukan pertimbangan yang matang terhadap tiga hal yaitu : profil pribadi, profil perusahaan, serta paket pinjaman. Pertimbangan yang matang untuk mengembangkan perusahaan, memerlukan kejelian yang erat terkait dengan :
a.) Kemampuan manajemen
b. ) Pemenuhan kebutuhan modal
c.) Pemilihan bentuk kepemilikan perusahaan
d.) Strategi untuk memenangkan persaingan pasar

Kegagalan Perusahaan Kecil

Faktor- Faktor Penyabab Kegagalan :

*)  Kurangnya pengalaman manajemen
*) Kurangnya modal
  *) Kurangnya kemampuan dalam promosi penjualan
  *) Ketidakmampuan untuk menagih piutang yang macet
*) Penggunaan teknologi yang ketinggalan jaman
  *) Kurangnya perencanaan perusahaan
*) Kesalahan pemilihan bidang usaha

Tanda – Tanda Kegagalan Perusahaan :

*) Penjualan yang menurun
  *) Perbangingan utang yang semakin tinggi
  *) Biaya operasi semakin meningkat
  *) Pengurangan dalam modal kerja
*) Penurunan keuntungan
*) Peningkatan kerugian

Tindakan Perbaikan Untuk Mengatasi Kegagalan Perusahaan

*) Mengurangi biaya operasi
  *) Berusaha meningkatkan penjualan melalui perbaikan metode pemasaran
  *) Peninjauan kembali kerugian-kerugian kredit
*) Memeriksa ulang posisi persediaan

Perbedaan antara kewirausahaan dan bisnis kecil

Kewirausahaan adalah kemampuan yang dimiliki seseorang untuk memanfaatkan kesempatan untuk dijadikan sebagai peluang usaha sedangkan Bisnis kecil adalah usaha yang dilakukan dalam skala kecil, biasanya daerah operasinya local.
Sumber :
M. Fuad, Christine H, Nurlela, Sugiarto, Paulus YEF, Pengantar Bisnis, Gramedia, Jakarta, 2000

Tiodor Juita. Diberdayakan oleh Blogger.
 

Kumpulan Goresan Tangan Ku Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea